Wednesday, November 15, 2017

Yuk Kenali Bahan Dasar Pakaian Kita

Pakaian yang kita kenakan sehari-hari mempunyai bahan dasar yang berbeda-beda sehingga harus kita kenali agar bisa melakukan perawatan dengan benar, misalnya dalam mencuci dan menyeterika. Proses pembentukan bahan dasar sampai berbentuk kain melalui proses yang berbeda-beda, bisa ditenun, dirajut, atau dicetak dari benang. Sifat dari bahan dasar inilah yang menghasilkan kualitas dan corak dari kain untuk dibuat menjadi pakaian.


Bahan dasar untuk membuat benang berasal dari serat alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan maupun dari hewan. Serat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan contohnya kapas, kapuk atau henep dan lain sebagainya. Sedangkan yang berasal dari hewan contohnya wol dan sutera.

Pakaian yang terbuat dari katun biasanya nyaman ketika dipakai karena sifatnya adem. Bahan katun ini terbuat dari kapas yang berbentuk seperti belitan sekrup dan ketika dipintal panjangnya mencapai 1,5 - 5,5 sentimeter. Jika pintalannya lebih panjang dari ukuran tadi maka kualitasnya akan lebih baik. Serat katun ini bersifat kosong dan gepeng sehingga mudah berkerut ketika sudah menjadi bahan kain.

Sifat kapas adalah dapat dengan mudah menyerap air dan cepat pula menjadi kering. Bahan ini sangat kuat dan akan bertambah kuat ketika kondisi basah sehingga sangat cocok untuk pakaian yang sering dicuci.

Bahan dari wol sangat dikenal karena panas sehingga banyak digunakan untuk membuat bahan pakaian yang dipakai oleh orang-orang yang tinggal di tempat yang dingin suhunya. Bahan wol bisa panas karena bahannya dapat mengisolir panas. Hal ini disebabkan karena serat wol berbentuk keriting sehingga jika seratnya 3 sentimeter bisa jadi panjang yang sebenarnya adalah 5 sentimeter.

Sifat unik lainnya dari wol yaitu lentur sehingga dapat dibengkokkan hingga 20.000 kali sebelum putus. Selain itu sifat wol juga antikerut yang alami karena benang yang dihasilkan dari wol penuh dan bundar, kemudian ditutupi oleh sisik kecil yang tersusun seperti genteng. Oleh sebab itu wol mudah berbulu dan menciut.

Setelah mengenali bahan dasar kain yang umum digunakan yaitu katun dan wol yang tentunya masih banyak bahan lainnya selain katun dan wol, tentu kita harus tahu cara merawat pakaian yang terbuat dari bahan tersebut. Misalnya dalam menyeterika pakaian, banyak orang menggunakan seterika yang panas. Padahal tidak semua bahan bisa diperlakukan demikian, jika salah malah bisa menjadi rusak seperti bolong karena terlalu panas. Kemudian pakaian yang terbuat dari bahan rajutan dapat dicuci dengan menggunkan sabun dan air panas, sedangkan bahan dasar wol akan menciut jika dicuci dengan air panas.

Semoga artikel ini bisa membantu anda semua agar bisa merawat pakaian dengan benar berdasarkan bahan dasar pakain itu.



EmoticonEmoticon