Friday, June 3, 2016

Usaha Untuk Mencapai Kesehatan Di Usia Lanjut

Usaha Untuk Mencapai Kesehatan Di Usia Lanjut

Setiap orang pasti ingin tetap sehat di sepanjang usianya, bahkan di usia lanjut. Meskipun pada usia lanjut sudah mempengaruhi kondisi tubuh kita, namun kita tetap mendambakan untuk tetap mandiri, melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar kita. Dan tentu saja kita tidak ingin menyusahkan keluarga kita, bahkan kita ingin agar pengalaman kita dapat bermanfaat bagi generasi yang lebih muda.


Tapi, tidak sedikit pula orang yang berusia lanjut yang sakit-sakitan. Mereka tidak mampu mandiri sehingga harus bergantung pada bantuan anggota keluarga lain. Bahkan, ada pula yang harus dirawat berulang-ulang di rumah sakit. Ada juga yang memerlukan bantuan penjaga orang berusia lanjut sehingga harus selalu didampingi oleh penjaga tersebut.

Kapan upaya menuju sehat di usia lanjut harus dimulai? Banyak yang beranggapan yaitu dimulai sejak usia muda kita harus memulai memelihara kesehatan. Ya betul, tentunya upaya memelihara kesehatan di usia lanjut harus sudah dimulai sejak dini, jauh sebelum usia lanjut kita alami. Bahkan, para pakar kesehatan berpendapat untuk mempersiapkan seseorang agar sehat di usia lanjut harus dimulai sejak janin masih di dalam kandungan. Janin yang berkembang baik, setelah lahir tumbuh kembangnya juga pasti baik menuju masa remaja. Kemudian menjadi remaja yang sehat secara fisik, psikis, dan sosial. Remaja ini akan berkembang menjadi orang dewasa muda yang sehat dan jika terus memelihara kesehatannya maka akan mencapai keadaan yang sehat di usia lanjutnya.

Kesehatan orang di usia lanjut bukan berarti kondisi kesehatannya sama dengan orang dewasa muda. Kita tidak bisa menghindari proses degeneratif alias proses penuaan. Tentunya yang bisa kita lakukan adalah memperlambat proses penuaan itu dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif yang sering dijumpai di usia lanjut.

Bagaimanakah cara mencegah penyakit degeneratif tersebut? Tentu saja cara paling penting adalah dengan mengamalkan cara hidup sehat secara terus menerus. Mengatur makanan, berolahraga, serta memelihara pula kesehatan jiwa. Jangan lupa memeriksakan kesehatan secara berkala seperti tekanan darah, kemampuan penglihatan, pendengaran, kesehatan gigi, dan lainnya. Cukup banyak juga orang yang selalu memeriksakan kesehatan yang lengkap, termasuk pemeriksaan laboratorium yang canggih serta pemeriksaan penunjang yang mahal, tetapi lupa pada pemeriksaan yang sederhana tetapi perlu. Untuk perempuan, pemeriksaan pap smear dan pemeriksaan payudara sendiri (SaDaRi) juga penting.

Penyakit degeneratif memerlukan terapi berkepanjangan. Hipertensi, diabetes melitus, jantung koroner seringkali memerlukan pengobatan yang lama, bahkan seumur hidup. Banyak penderita penyakit degeneratif ini yang bosan minum obat terus menerus dan kemudian beralih ke pengobatan alternatif. Mereka menghentikan kebiasaan mengatur makanan, berolahraga, dan tidak lagi minum obat kencing manis. Mereka merasa lebih nyaman dan merasa penyakitnya sudah sembuh dengan obat alternatif. Padahal, sampai sekarang belum ada obat modern ataupun alternatif yang dapat menyembuhkan penyakit diabetes melitus. Penyakit ini dapat dikendalikan sehingga tidak menimbulkan komplikasi dengan cara mengatur makanan, olahraga, dan minum obat yang diperlukan. Ada juga yang mengombinasikan dengan minum atau makan buah alami yang diyakini mengandung antioksidan tinggi sehingga membuat mereka merasa segar dan bugar serta sedikit banyak membantu proses penyembuhan penyakit degeneratif. Cukup banyak orang yang berhasil dengan cara ini dan akhirnya meninggalkan obat dan terus mengkonsumsi buah-buahan alami tersebut.

Tidak hanya minum obat dalam jangka panjang saja, seringkali jenis obat yang harus diminum sangat banyak karena mengidap penyakit degeneratif lebih dari satu. Tidak heran jika ada orang berusia lanjut yang setiap hari mengonsumsi obat sampai 10 macam. Untuk menghindari jenis obat yang terlalu banyak, harus ada seorang dokter yang menjadi koordinator. Meskipun setiap dokter spesialis memberikan obat, dokter koordinatorlah yang perlu memilih obat yang benar-benar diperlukan dan harus diminum. Pada usia lanjut, fungsi penglihatan, pendengaran, koordinasi gerakan, fungsi paru, jantung, dan ginjal mulai menurun. Penurunan berbagai fungsi organ itu dapat menyebabkan beberapa resiko, diantaranya resiko jatuh.

Untuk diketahui, orang yang berusia lanjut, kepadatan tulangnya menurun. Tulang mudah patah. Karena itu, orang berusia lanjut harus hati-hati jangan sampai jatuh. Hal ini bisa terjadi ketika naik tangga, di kamar mandi, atau pada lantai yang licin. Tidak sedikit perempuan berusia lanjut mengalami patah di sendi panggul. Biasanya, tulang patah di daerah leher tulang paha. Untuk itu harus dilakukan operasi yang cukup besar. Jika tidak diobati pasti akan selalu berbaring dan akan timbul resiko lain, yaitu radang paru atau pneumonia.

Resiko jatuh pada orang berusia lanjut harus menjadi perhatian kita semua. Di rumah tangga yang juga tinggal orang berusia lanjut, kamar mandi, tangga, dan lantai harus dijaga supaya tidak menimbulkan kecelakaan jatuh bagi orang berusia lanjut. Kamar mandi orang berusia lanjut juga jangan dikunci dari dalam. Dengan demikian, jika memerlukan pertolongan sewaktu di kamar mandi,orang berusia lanjut dapat dengan mudah diberikan pertolongan. Orang berusia lanjut juga memerlukan imunisasi, diantaranya imunisasi influenza, pneumokok, dan herpes zoster untuk mengurangi resiko penularan penyakit.

Demikian ulasan mengenai upaya sehat bagi orang berusia lanjut, semoga keinginan kita semua untuk tetap sehat di usia lanjut akan dapat tercapai.


EmoticonEmoticon